Berawal dari pendakian di Lawu beberapa bulan yang lalu, saya jadi tertantang untuk menggapai gunung - gunung lain,. Merbabu, ya sebenarnya saya sudah mengincar Gunung Merbabu pada akhir Desember lalu, rencananya mau tahun baruan di puncak, tetapi karena sesuatu hal,. rencana tersebut batal. Dan akhirnya, pada liburan akhir semester 2 ini, saya baru bisa menjalankan rencana menaklukan gunung yang berdekatan dengan G. Merapi itu.
Pendakian tunggal, itulah tantangan yang diberikan bapak saya, tetapi.. saya jadi teringat saat di G. Lawu kemarin, perjalanan malam yang cukup melelahkan dan mungkin terasa menyeramkan bila berjalan sendiri,. apalagi saat perjalanan turun itu, saya sempat mengalami gangguan kesehatan, membuat pikiran saya menjadi kacau, aneh, linglung dan semacamnya lah, (sulit diungkapkan dengan kata-kata, hhe..) dan itu sangat berbahaya bila tak ada kawan di samping kita. Lalu, saya mencoba untuk menawari teman saya, Alkindi, untuk menemani perjalanan saya,. singkatnya, dia mau. Pada saat awal-awal hari libur,. kami berdua mencoba mengajak teman teman lain untuk bergabung, walaupun sebenarnya, berdua saja kami berani dan bisa,. tapi, jika ada teman lain yang mau ikut, kenapa tidak.. ya toh ?? hha.. Walaupun, pada akhirnya memang tidak ada yang berminat untuk ikut, hadeh..